Feature

Google+ Badge

Tuesday, December 4, 2012

investasi bodong

investasi bodong
ditahun ini banyak program investasi bodong yang semakin menjamur dan gak bisa dikontrol pihak pemerintah sekalipun dan sangat marak di tahun-tahun belakangan ini melalui dunia internet dan dengan jumlah korban yang sangat tidak sedikit, contohnya seperti asiakita.com, yang terbaru dijogja yang masuk di berita kompas yang memberikan keuntungan yang tidak masuk akal karena fluktuasi ekonomi yang dapat mempengaruhi naik turunnya omset suatu usaha. pernah juga ditawari program investasi emas yang sifatnya virtual di internet dan tidak dapat dipertanggung jawabkan keberadaan perusahaannya tersebut. dan banyak dari teman-teman saya yang pernah tertipu tidak hanya 5-10 juta tapi puluhan juta, dari pada uang dikasikan ke penipu lebih baik disedekahin ke masjid atau orang-orang yang membutuhkan(dhuafa, anak yatim, orang gak mampu dan orang-orang yang membutuhkan-nya) *gak harus miskin dulu baru dibantu..

Biasanya program HYIP (High Yield Investment Program) itu sendiri adalah program investasi online yang menawarkan bunga tetap apapun kondisinya, artinya walau kondisi perusahaan sedang defisit tetapi pihak manajemen tetap akan membayar jumlah bunga yang sudah dijanjikannya setiap bulan bahkan HYIP sekarang membayar bukan bulanan lagi tapi harian. Apakah sistem seperti itu masuk di akal sehat kita?, tentu apabila kita orang yang kritis, pastilah akan curiga, bagaimana mereka tetap membayar jumlah prosentase profit sedangkan perusahaan mengalami surutnya pendapatan.

Umumnya atau awalnya program HYIP seperti ini menggunakan media online dan menggunakan produk investasi mata uang atau yang sering kita ketahui dengan trading forex, program-program ini mulai marak online di internet sekitar tahun 2000 an dan terus berkembang mencari mangsa hingga saat ini dan bahkan sudah semakin melebar dengan merambah berbagai aspek bisnis lainnya seperti perdagangan dan periklanan. Hanya saja untuk yang terdapat di negara kita seperti yang sudah saya bahas diatas, PT. TJK ini belum menggunakan media online untuk investasinya sehingga sepak terjangnya masih dapat dilacak dan akhirnya dapat pimpinannya sudah dapat ditangkap hari rabu kemarin di purwakarta.


Dari penjelasan diatas, jelas sekali bahwa perusahaan seperti PT. TJK tersebut sebenarnya hanya memainkan skema ponzi atau memutar uang nasabah. Mereka membayar member lama mereka dengan uang dari member yang baru masuk, begitulah seterusnya. Dan apa yang terjadi apabila jumlah member sudah semakin banyak sehingga manajemen kewalahan dalam melakukan pembayaran dan mengalami overpaid pada saat nasabah melakukan withdrawel bersama-sama.., jawabannya ya tutup alias kabur dengan membawa dana nasabah yang jumlahnya sangat besar.


Mungkin kalau anda sebagai member pertama atau setidaknya member yang bergabung diawal-awal dibukanya program ini, anda dapat merasakan keuntungan bergabung dalam program ini dan sudah kembali modal atau bahkan sudah mendapatkan profit terus-menerus, bukan masalah bagi anda apabila perusahaan tutup. Tetapi jika anda termasuk member baru dan belum balik modal dan akhirnya perusahaan tutup, bukankan anda akan gigit jari dan hanya bisa berekspresi sayu membayangkan dana yang udah raib dibawa kabur pemilik program.

Untuk itu marilah kita kenali lebih dalam dahulu (ini wajib) suatu program investasi yang akan kita terjuni, pakai akal sehat dalam menganalisa, kunjungi forum-forum di internet yang membahas tentang bisnis HYIP, jangan gampang terbujuk rayuan teman, jangan tergoda dengan bukti-bukti pembayaran member atau nasabah yang sudah bejibun, ingat mungkin mereka adalah yang mendaftar duluan dan bernasib baik, karena perlu di ingat juga bahwa tidak ada jaminan suatu bisnis investasi HYIP dapat bertahan lama, yang baru muncul 1 hari tutup juga banyak sekali, maka dari itu semua kita kembalikan pada diri kita masing-masing dan yakinlah kalau kita punya pikiran cerdas untuk dapat memilah-milah bisnis apa yang baik dan aman untuk kita.



Sumber : 
1. dari nama yang tidak bisa disebutkan
2. http://msd4ni.blogspot.com/2012/07/awas-investasi-bodong-merebak-kenali.html