Feature

Google+ Badge

Friday, January 25, 2013

Aku dan Hatiku





Aku dan Hatiku

Biarkan cinta datang pada waktunya
Tak perlu mencarinya
Tidak juga menantinya sampai penat
Disela waktu
Suatu waktu
Tanpa kau sadari
Juga tanpa tumpukan harapan
Cinta akan datang
Tanpa diduga
menghampiri tiba tiba
Hanya jika kau percaya


Luka itu, masih membekas, tergores dalam di hatiku.
Aku kasihan pada hatiku, ia merasakan sakit, perih, semua karena kelalaianku menjaga hatiku. Mungkin, jika ia bisa berkata, dia akan protes "kenapa kau tak menjagaku dengan baik? Sampai-sampai aku terluka"



Apa yang bisa ku katakan pada hatiku? Aku pun merasakan yang sama, aku merasakan sakitnya, aku merasakan perihnya. Tapi apa yang bisa ku katakan? Aku hanya dapat berkata "Maafkan aku hatiku, aku lalai, aku telah membuatmu terluka, merasakan sakit karena luka yang tak kunjung sembuh, tapi izinkan aku mencoba lagi untuk menghilangkan sakitnya, sekalipun aku tak sanggup untuk menghilangkan bekasnya"

dari catatan seorang teman(sebut saja fajar).
terima kasih untuk catatannya yg jadi nasihat untuk menjaga hati kita baik-baik.

افتح عينيك جيدا قبل الزواج, و أغمضهما جيدا بعد الزواج

"Bukalah kedua matamu baik-baik sebelum menikah, dan tutuplah keduanya dengan baik setelah menikah."
 
    Dalam diri anak Adam itu ada segumpal daging. Bila baik daging itu baiklah seluruh    anggota dan seluruh jasad. Bila jahat dan busuk daging itu jahatlah seluruh jasad.     Ketahuilah, itulah hati.
                                                                             (Hadits Riwayat Al-Bukhari & Muslim)